"Oleh oleh" berguna yang saya rangkumkan dari weblog teman Canada saya yang sekarang berdomisili di Jeddah, Saudi Arabia. Teman saya tersebut, Haneefah, merangkum dua buah komentar pada sebuah situs pariwisata. Well, this is about going with taxi in the Kingdom of Saudi Arabia...Semoga bermanfaat buat yang mau pergi umroh atau haji
Hal yang sebaiknya kita lakukan:
- Minta nomor HP sopir taksi tersebut. Jadi kalo kita mau bepergian menggunakan taksi, kita bisa menelponnya. Dengan cara ini, paling nggak kita merasa nyaman bepergian dengan orang yang kita "ketahui"
- Hapalkan beberapa kosakata dalam bahasa Arab yang kira kira berguna dalam berpergian. Misalnya (saya tuliskan transliterasi-nya ): 'Alaa tuul (terus saja) Yamin (kanan) Yasar (kiri) Huna (Disini) -tambahan dari saya: Qif (stop)-
- Tau kemana kita mau pergi. Karena ketika kita tanya sopirnya "Tau ....nggak?" dia mungkin aja jawab "Ya", padahal dia nggak tau. Akibatnya bener bener bisa bikin frustrasi ketika kita berusaha menjelaskan sesuatu ke seseorang yang nggak ngerti/lancar bahasa Inggris . Tambahan info: setau saya, Di Arab Saudi orang pada umumnya nggak menggunakan nama jalan (walopun nama jalannya exist alias ada), melainkan pake ancer-ancer (petunjuk) dengan sebuah bangunan ato apalah.
- Pastikan ongkosnya. Jadi, sebelum naik taksi di Saudi -yang hampir semuanya warnanya putih- tanya dulu, berapa ongkos kalo mau ke suatu tempat. Argometer sih ada didalam taksinya, tapi rata-rata ongkosnya main tembak walopun kita bisa minta pake argo. Kalo supirnya kasi ongkos kemahalan padahal anda sudah tau ongkos yang sebenernya, tawar aja. Intinya, jangan sampai anda nggak tanya ongkosnya lebih dulu. Apalagi kalo anda jug nggak tau pasti daerah yang anda tuju, wow, BIG NO NO deh..
NamBah: Buat temen temen yang mau haji dan umroh, saya didoakan ya bisa segera menyusul my dear husband kesana... (Dirangkum dari desertdiaries.wordpress.com)
No comments:
Post a Comment